Posts

NYAI; PERLAWANAN PEREMPUAN DALAM PANGGUNG PARODI DAN TRAGEDI

Apa yang terlintas ketika menyaksikan karya-karya Garin Nugroho? Abstrak? Simbolik dalam tarian dan monolog? Beberapa hal itu bisa saja mewakili. Namun karya-karya beliau tersebut tidak hanya sebatas hal-hal tersebut. Ada sebuah keresahan yang dapat kita petik dari tiap karya pria berumur 59 tahun tersebut. Baik tentang kondisi sosial politik bangsa, perempuan dan anak-anak serta kaum marginal dan terpinggirkan. Bisa kita ambil contoh “Daun Di atas Bantal” yang begitu menohok kondisi kaum kelas bawah di tengah krisis melanda negeri ini. Atau kisah asmara perwayangan Rama dan Sinta dalam Opera Jawa yang begitu menonjolkan budaya tarian. Serupa Opera Jawa yang begitu memikat itu, terselip keresahan Garin akan kondisi negeri ini. Maka Nyaipun melakukan hal yang serupa. Namun dibalut secara tidak biasa. Melalui pengambilan gambar sacara panjang ( One take ) menjadikan film ini punya sisi yang memikat sekaligus menantang. Bagaimana tidak, selama hampir 90 menit kamera ha nya menyorot lata...

MATA BATIN (Refleksi Diri dalam 5 Film Pendek Indonesia)

Tahukah kalian bahwa TVRI kini menggelar berbagai program acara sebagai ajang untuk belajar di rumah dalam masa pandemic Covid-19 saat ini. Berbagai program acara dari bimbingan pembelajaran dengan pakar dan ahli pendidikan di bidangnya dari jenjang pendidikan dari SD hingga SMA, dan program feature bertema pendidikan, sosial dan budaya,. Dari semua program tersebut diantaranya adalah pemutaran film nasional. Program ini dinamakan Film Nasional dengan jam tanyang 21:30 hingga 23:30 WIB. Berbagai film dari genre dan jenis hadir. Namun hal unik dan menarik adalah adanya pemutaran beberapa film pendek dari berbagai sineas muda tanah air. Pada 14 mei 2020 silam, saya berkesempatan dapat menyaksikan kompilasi beberapa film pendek   dengan tema pemutaran “Mata Batin”. Film-film tersebut adalah Semalam Anak Kita Pulang   karya sutradara Adi Marsono, Elinah karya sutradara Ninndi Raras, Topo Pendem karya sutradara Imam Syafi’I, Ilalang Ingin Hilang Waktu Siang karya sutradara L...